Home » » Penggunaan Power Supply Untuk Ponsel (Artikel 2/27)

Penggunaan Power Supply Untuk Ponsel (Artikel 2/27)

Teknologi Support - Bila artikel yang lalu kita telah membahas artikel tentang Pengertian Hardware Dan Software Ponsel, kali ini kita akan membahas tentang alat bantu pendeteksi arus ponsel yang disebut dengan Power Supply. Disini akan dijelaskan fungsi, sekilas pengenalan tentang power supply, cara penggunaan power supply untuk ponsel dan lain-lain. Mari langsung saja kita bahas.


Power supply dipergunakan sebagai pendeteksi kerusakan pada hardware ataupun software, dapat menghidupkan ponsel tanpa menggunakan bateray sebagai sumber daya saat bagian ponsel diperbaiki, juga sebagai adaptor / regulator (pensupply tegangan DC). Banyak jens-jenis power supply yang beredar dipasaran, dari yang paling sederhana (indikator manual) maupun yang kompleks (dilengkapi dengan indikator signal RF dan indikator digital) dan pada prinsipnya sistem kerjanya tetap sama. 



Dibawah ini contoh gambar power supply yang sederhana dan harganya cukup terjangkau (kiri) dan power supply digital (sebelah kanan, tanpa indikator signal RF).



Secara umum, power supply berfungsi sebagai :

1. Sebagai alat charge

2. Sebagai alat kejut bateray

3. Sebagai pengganti tegangan voltage

4. Sebagai analisa kerusakan ponsel.

Untuk jenis power supply tertentu, akan dilengkapi beberapa kabel, yang diantaranya seperti dibawa ini:


    
1. Kabel merah / kutub positif (+)

Untuk menghubungkan kabel (+) power supply ke konektor bateray (+).



2. Kabel hitam / kutub negative (-)Untuk menghubungkan kabel (-) power supply ke konektor bateray (-).


3. Kabel hijau / biruBerfungsi untuk pengecekan jalur btemp (bateray temperature)

4. Kabel kuning
Berfungsi untuk pengecekan jalur BSI (bateray system information)
Pada power supply, terdapat 2 tampilan indikator yang dapat dilihat dibwawah ini:




Penjelasan Indikator Power Supply :

1. Display jarum Voltage ( V )Display jarum voltage ini akan bergerak dari kiri ke kanan yang besaran voltagenya berkisar antara 0 s/d 15 volt yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan voltage yang kita inginkan. Untuk ponsel, besaran voltage yang digunakan berkisar 3,6 ~ 5 Volt dan disarankan tidak menyetel voltage tidak lebih dari 5 volt, karena dapat merusak komponen didalam ponsel terutama CPU. 

2. Display jarum Ampere ( A )
Dari gambar power supply diatas, display jarum Amper terdiri dari angka 0 ~ 1.0 Amper. Bila di jadikan kedalam satuan mili Amper (mA), power supply akan mewakili nilai 0 ~ 1000 mili Amper. Dengan demikian, nilai 2.0 Amper = 200 mili Amper (10 garis), 4.0 Amper = 400 mili Amper (20 garis) dan 1.0 Amper = 1000 mili Amper (50 garis).
Dalam keadaan normal, jika konektor bateray ponsel dihubungkan dengan power supply yang telah diatur voltagenya antara 3.6 ~ 5 volt, kemudian switch on / off ponsel ditekan, jarum amper akan bergerak ke nilai ampere tertentu.


Sedangkan cara menggunakan power supply yang baik adalah:
1. Hidupkan power supply (untuk memastikan bahwa power supplay dapat bekerja dengan normal)
2. Atur tegangan pada switch pengatur tegangan (3,7 ~ 5 volt)
3. Matikan power supply
4. Pasang kabel merah ke jalur positif (+), sedangkan hitam ke jalur negative (-) dan BSI konektor bateray.
5. Hidupkan power supply
6. Hidupkan ponsel.Terkadang kita sering menggunakan power supply secara sembarangan, seperti tahapan pemasangan kabel power supply langsung ke conektor baterai dalam kondisi power supply mati, kemudian baru dihidupkan. 

Cara seperti ini kurang baik, dikhawatirkan pada saat power supply telah mati (saat power supplykita tinggalkan semalaman) terjadi perubahan volt (secara tidak sengaja indikator volt terputar). Jika kita gunakan power supply tanpa pemeriksaan, bisa jadi indikator volt telah berubah lebih dari 5 volt, sehingga saat kita hidupkan ponsel untuk pemeriksaan (power supply telah terhubung langsung dengan connektor baterai), bisa berakibat CPU pada ponsel akan jebol.

Demikian artikel tentang Penggunaan Power Supply Untuk Ponsel kali ini, semoga bermanfaat. Baca juga Menggunakan Multitester Sebagai Voltmeter Untuk Ponsel.


0 komentar:

Poskan Komentar